Berita Terbaru

Teknologi Pustekbang

Kegiatan Pustekbang


Berlandaskan Kebersamaan, Budaya Kerja Baru di Lingkungan Peneliti dan Perekayasa LAPAN
Penulis Berita : Humas/And, Diseminasi Pustekbang • Fotografer : PPES • 08 May 2017
Kepala LAPAN melakukan dialog program dengan peneliti dan perekayasa sebagai rangkaian pelaksanaan Reformasi Birokrasi LAPAN. Kunjungan kerja ke Pusat Teknologi Penerbangan dilakukan setelah kunjungan ke Pustekroket, Bogor, Jawa Barat, Senin (8/5).

Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin menyampaikan bahwa kegiatan ini ditujukan untuk membangun budaya kerja baru bagi peneliti dan perekayasa yang berlandaskan kebersamaan.

“Saya menghendaki, pelaksanaan Reformasi Birokrasi di LAPAN harus didukung dengan tata kelola organisasi yang baik. Maka komunikasi antar peneliti dan perekayasa harus terbangun untuk melahirkan sinergitas yang bisa mendorong tercapainya program utama LAPAN,” jelasnya. Selama ini, sudah terbiasa rasanya, terdengar adanya dikotomi di berbagai hal. Hal tersebut terjadi misalnya antara pejabat struktural dan fungsional, ataupun antar fungsional itu sendiri.

“Di LAPAN terdapat banyak pusat yang mempunyai gaya sendiri-sendiri. Namun semua berorientasi pada pelayanan publik,” jelasnya. Maka, dengan dialog terbuka ini, ia ingin menghilangkan ‘sekat-sekat’ tersebut. Sehingga antar unit saling mengisi, bersama-sama membangun suatu kegiatan untuk mencapai program yang direncanakan.

Dari pertemuan tersebut, ide dan gagasan yang muncul bisa dijadikan pandangan untuk memperbaiki kekurangan yang ada di LAPAN. Berbicara mengenai pusat unggulan, LAPAN harus mengantongi kriteria yang berbasis pada kompetensi dan layanan informasi.

Pada prinsipnya, lanjut Kepala LAPAN, banyak pihak yang menggunakan layanan produk LAPAN. Maka, ia menginginkan, para peneliti dan perekayasa LAPAN dapat menunjukkan potensinya sebagai SDM unggul dengan produk teknologi unggulannya.

“Dari situ akan muncul paten untuk produk litbangyasa LAPAN. Muncul pula para ahli sesuai dengan bidang kepakarannya,” imbuhnya. Sebagaimana ia contohkan, mereka bisa menjadi pengajar di lingkungan perguruan tinggi atau pengedukasi bagi masyarakat.

Saat ini, LAPAN mempunyai keterbatasan SDM dan anggaran. Padahal, anggaran LAPAN, dijelaskannya, mulai berbasiskan program.

Menurutnya, program nasional adalah prioritas nasional. Sementara prioritas nasional ini menjadi bagian tugas Kementerian. Untuk lembaga seperti LAPAN, sifatnya hanya sebagai supporting unit. Nantinya, LAPAN menjabarkannya ke dalam prioritas kegiatan.

Hal itu menjadi tantangan LAPAN secara nasional agar hasil produk teknologi LAPAN dapat memberikan manfaat. Untuk memantapkan itu, LAPAN memanfaatkan peluang kerja sama dengan berbagai pihak. Maka, ia mengarahkan, agar para peneliti dan perekayasa aktif dalam mengajukan proposal, berisi terobosan-terobosan baru untuk meningkatkan kinerja dan produk yang dihasilkan.

Sebagai pembuka acara dialog, Kepala LAPAN memberi kesempatan kepada Kepala Satker untuk memaparkan kondisi SDM dan permasalahan yang sedang dihadapinya.

Kepala Pusat Teknologi Penerbangan (Pustekbang), Gunawan S. Prabowo menyampaikan, untuk mencapai produk riset penerbangan, SDM Pustekbang berbasiskan perekayasaan. Kondisi ini untuk mengoptimalkan sumber daya yang ada. Hal tersebut untuk mendorong program utama Pustekbang dalam upaya pengembangan pesawat transportasi dan pesawat tanpa awak.

Kepala LAPAN menanggapi, jika saat ini belum bisa mencapai visi dan misi secara ideal, maka Pustekbang harus bisa mengerahkan seluruh kemampuan yang ada secara optimal. Termasuk pemetaan SDM sangat menentukan dalam upaya peningkatan capaian program secara bertahap.”

Di akhir acara, Kepala Biro Kerja Sama, Hubungan Masyarakat, dan Umum, Christianus R. Dewanto menyampaikan paparan tentang Peraturan Kepala LAPAN Nomor 13 Tahun 2016 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam (KCKR) di lingkungan LAPAN. KCKR ini sangat bermanfaat agar dokumentasi peneliti dan perekayasa terekam dengan baik.

Keberadaan peraturan tersebut berangkat dari pemikiran banyaknya lokal konten sebagai dokumen penting milik LAPAN. Namun keberadaannya belum tersimpan dalam satu sistem yang dikelola dengan baik. “Lokal konten merupakan aset intelektual institusi, dalam hal ini LAPAN,” jelasnya.

Maka, ia mengajak agar seluruh unit di LAPAN ikut berpartisipasi menyukseskan program KCKR. “Sulitnya mencari koleksi hasil litbangyasa bisa menghambat proses peningkatan riset di LAPAN. Sebab, dokumentasi sangat penting untuk menjalin kesinambungan program dan pelaksanaan kegiatan,” imbuhnya.

Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Utama, I.L. Arisdiyo, Deputi Bidang Teknologi Penerbangan dan Antariksa, Dr. Rika Andiarti, Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Hukum, Ani Retnowati, Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan, Henny Setyaningsih, dan Kepala Bagian Sumber Daya Manusia, Triyadi.




Others
Pustekbang LAPAN dan IAEC Sinergikan Peran Pelaku Perekayasa Penerbangan Nasional
31 Jan 2017
Dalam upaya mensinergikan dan meningkatkan peran pelaku penerbangan dalam pengembangan pesawat nasional, maka  Pusat Teknologi Penerbangan LAPAN dan Indonesia Aeronautic Engineering (IAEC) menyelenggarakan Seminar Terbatas dengan tema “Peran Pelaku Penerbangan…
Satgas 115 Bakorkamla KKP Jalin Kerjasama Dengan Pustekbang LAPAN
26 Jan 2017
Guna meningkatkan pengamanan hasil sumber daya laut Indonesia dari praktek illegal fishing, maka Satuan Tugas 115 dibawah koordinasi Bakorkamla RI, melakukan kunjungan ke Pusat Teknologi Penerbangan LAPAN, Rumpin, Bogor,…
Kick Off Meeting Rencana Kerja Pustekbang 2017 Guna Sukseskan Program Aksi 1225
18 Jan 2017
Deteknologi LAPAN, Dr. Rika Andiarti menghadiri acara kick off meeting Pustekbang 2017 di Kantor Pusat Teknologi Penerbangan, Rumpin, Bogor, Rabu (18/01). Pada acara ini, disampaikan evaluasi capaian indikator kinerja…
Pustekbang Lapan Sosialisasikan Rencana Program Aksi : 12 25
10 Jan 2017
Pusat Teknologi Penerbangan LAPAN sosialisasikan Program Aksi : 12 25 pada hari Selasa, 10 Januari 2016.Para pembaca pasti bertanya-tanya, “Apakah itu Program Aksi  12 25 ?  apakah ada relevansinya…
IAEC dan Pustekbang Satu Misi Wujudkan Kemandirian Penerbangan Nasional
19 Dec 2016
Pengesahan struktur organisasi Indonesia Aeronoutical Engineering Center (IAEC) masa bakti 2016 - 2019 di Kantor Pusat Teknologi Penerbangan, Rumpin pada 19 Desember 2016 oleh Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas…
Outbond Bangkitkan Semangat Kebersamaan Karyawan Pustekbang
15 Dec 2016
Di pengunjung tahun 2016 Pustekbang LAPAN menyelenggarakan acara outbond dengan mengambil tema "Membangkitkan Semangat Kebersamaan untuk Meningkatkan Kenyamanan dalam Bekerja". "Kita rehat sejenak dari aktivitas harian di kantor, bersama-sama…


Kontak kami :
Pusat Teknologi Penerbangan
Jl. Raya LAPAN Rumpin Bogor Jawa Barat
Telepon (021) 75790383 Fax. 75790383



© 2017 - Pusat Teknologi Penerbangan