Berita Terbaru

Teknologi Pustekbang

Kegiatan Pustekbang


SIPTEKGAN XXI: Wujudkan Kemandirian Bangsa dengan Iptek Penerbangan dan Antariksa
Penulis Berita : Humas/AP, PPES, Triwid • Fotografer : PPES • 18 Jul 2017 • Dibaca : 2625 x ,

LAPAN sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Iptek Penerbangan dan Antariksa (SIPTEKGAN) ke-21. Seminar tahunan ini merupakan sarana sosialisasi hasil penelitian, pengembangan, dan perekayasaan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi penerbangan dan antariksa.

Berlangsung di Gedung Graha Widya Bhakti, DRN Puspitek Serpong, Selasa (18/7). Siptekgan ke-21 ini diselingi dengan seremonial Penandatanganan Naskah Kerja Sama LAPAN dengan beberapa mitra, antara lain: LAPAN - Universitas Sumatera Utara, LAPAN - Institut Teknologi Del, dan LAPAN – Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Penandatanganan oleh LAPAN dalam hal ini dilakukan Kepala LAPAN, Thomas Djamaluddin (naskah MoU) dan Kepala Biro KSHU, Christianus R. Dewanto (naskah PKS).

Bertemakan Iptek Penerbangan dan Antariksa untuk Kemandirian Bangsa. Seminar dibuka dengan laporan dari Ketua Pelaksana SIPTEKGAN, Kosim Abdurohman. “Ada sebanyak 59 makalah yang diajukan, namun hanya 53 yang diterima, selainnya dikembalikan karena belum sesuai dengan tema yang diusung tahun ini.”

Beliau juga menerangkan, ada 12 instansi yang berpartisipasi dalam seminar tahunan ini, yaitu LAPAN (Pustekbang, Pustekroket, Pusteksat, PSTA, Pustekdata, dan LAPAN Biak), BMKG, BPPT, LIPI, PT DI, Institut Teknologi Bandung, Universitas Indonesia, Politeknik Negeri Bandung, Universitas Sumatera Utara, Universitas Brawijaya, Universitas Jenderal Achmad Yani, dan Universitas Ibnu Chaldun.

Acara dilanjutkan dengan sambutan Kepala LAPAN, Prof. Thomas Djamaluddin. Beliau menyampaikan tentang Rencana Induk Keantariksaan sebagai implementasi dari Undang-Undang Antariksa No 21 tahun 2013. Dalam Rencana Induk Keantariksaan 25 tahun (2016-2040) tersebut disebutkan visi keantariksaan Indonesia yang Mandiri, Maju dan Berkelanjutan. Beliau menjelaskan bahwa tema SIPTEKGAN ke-21 untuk "Mewujudkan Kemandirian Bangsa", adalah telah sejalan dengan visi keantariksaan Indonesia.

Dalam Rencana Induk Keantariksaan tersebut disebutkan, bangsa Indonesia telah mempunyai modal dasar dalam menjalankan visi 25 tahun ke depan. Visi tersebut dibagi menjadi 3 yaitu rencana jangka pendek (2016-2020), jangka menengah (2021-2030), dan jangka panjang (2031-2040).

Dalam rencana jangka pendek, rinciannya diakui KaLapan terlalu optimistis namun tetap diusahakan. Di bidang teknologi roket, “Kita sudah harus bisa menguasai roket bertingkat serta bahan bakar cair untuk roket; teknologi ini terus dipacu oleh LAPAN,” ujarnya.

Di bidang teknologi satelit, KaLapan menyatakan bahwa kita telah berhasil membuat dan meluncurkan 3 satelit buatan dalam negeri (LAPAN A1, A2, dan A3). Targetnya adalah di tahun 2020, LAPAN telah meluncurkan LAPAN A4 sembari mempersiapkan pengembangan LAPAN A5.

Di bidang aeronautika, targetnya, di tahun 2020 LAPAN sudah mengembangkan versi lanjut dari N219 yaitu N245. Untuk N219 sendiri ditargetkan Agustus 2017 ini bisa terbang perdana, di tahun 2018 bisa mulai diproduksi.

Rencana Induk Keantariksaan menurut KaLapan bukan hanya milik  LAPAN, namun telah menjadi rencana induk nasional. Perlu dukungan dari instansi-instansi terkait guna mewujudkan mimpi 25 tahun ke depan, yaitu meluncurkan satelit buatan Indonesia dengan roket buatan Indonesia, dan dari Bandar antariksa yang berada di Tanah Air Indonesia sendiri. Untuk bandar antariksa, Thomas mengatakan, tahun ini akan ditetapkan lokasi pastinya. Kemungkinan besar berlokasi di Biak.

Pemilihan Biak sebagai lokasi Bandar antariksa, bukanlah tanpa alasan. Hal tersebut telah melewati serangkaian kajian, bahwa Biak layak menjadi Bandar Antariksa ketiga yang dekat dengan ekuator setelah Kourou di Guyana Perancis dan Alcantara di Brasil.

Melalui SIPTEKGAN ini, KaLapan berharap dapat mempersatukan potensi lembaga-lembaga nasional di Indonesia untuk dapat membangun secara bersama-sama suatu keantariksaan yang mandiri, maju, dan berkelanjutan.

Pada sesi presentasi, terpilih 12 makalah yang diseminarkan, sementara makalah lainnya diseminarkan dalam bentuk poster.

Berikut 12 judul makalah yang dipresentasikan:
  1. Pengaruh Perangkat Winglet Pada Sayap Pesawat Nirawak   Konfigurasi Twin Tailboom Pusher Terhadap Prestasi Terbang Jelajah, dipresentasikan oleh Arifin Rasyadi.
  2. Peningkatan Frekuensi Pencitraan Kamera Multispektral Satelit Lapan A3/IPB Menggunakan Manuver Pengamatan Off-Nadi, dipresentasikan oleh Patria Rachman Hakim
  3. Pemilihan Jumlah -N Pada Star Grain Propellant , dipresentasikan oleh Muhammad Farraz Al Farizi
  4. Investigasi Numerik dan Peningkatan Kinerja Elemen Injektor Enjin Roket Cair ECX1000H2-2, dipresentasikan oleh Arif Nur Hakim
  5. Desain dan Implementasi Switch Modem TT &C Satelit Lapan Dengan Menggunakan IC Multiplexer Analog, dipresentasikan oleh Rommy Hartono
  6. Analisis Kebutuhan Battery Berdasarkan Hasil Perancangan Dan Pengujian Daya Elektrikal Pada Pesawat LSU-03 NG, dipresentasikan oleh Iwan Nofi Yono
  7. Evaluasi Metode Flutter Margin Pada Pengujian Terowongan Angin, dipresentasikan oleh Angga Dwi Saputra
  8. Desain Prototipe Kamera Satelit Dengan CCD Linier Tiga Kanal, dipresentasikan oleh A. Hadi Syafruein
  9. Analisis Komposisi Propelan Padat Motor Roket RX-320 Secara Komparasi, Prediksi Uji Homogenitas, dan Usulan Upaya Penyempurnaan, dipresentasikan oleh Angga Dwi Saputra
  10. Analisis Kekuatan Struktur Sayap LSU-03 NG Dengan Menggunakan Metode Elemen Hingga, dipresentasikan oleh Fajar Ariwandono
  11. Perhitungan Gaya Dorong Pesawat N219 Dengan Menggunakan Permodelan Matemik Dari Data Engine Deck Pesawat N219
  12. Pemanfaatan Muatan Kamera Digital Pada Satelit Lapan A2 Untuk Pemantauan Pembangunan Ruas Jalan Tol di Pulau Jawa.

Seminar ini juga menyuguhkan presentasi dari dua pembicara utama, yaitu tentang Perkembangan Teknologi di Bidang Penerbangan dan Antariksa - UAV oleh Prof. Dr. Rini Akmeliawati dari International Islamic University Malaysia (IIUM) dan Alih Teknologi LIPI dari Litbang Ke Dunia Industri oleh Dr. Nurul Taufiqu Rochman, M.Eng, Kepala Pusat Inovasi LIPI.

Acara ditutup oleh Deputi Teknologi Penerbangan dan Antariksa LAPAN, Rika Andiarti. Beliau berterimakasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan dan hadir dalam acara Siptekgan ke-21.


Your Comments
No Comments Results.
Comment Form












Please retype the characters from the image below :


Reload the CAPTCHA codeSpeak the CAPTCHA code
 








Related Posts
No Related posts

Kontak kami :
Pusat Teknologi Penerbangan
Jl. Raya LAPAN Rumpin Bogor Jawa Barat
Telepon (021) 75790383 Fax. 75790383

 
my widget for counting
Visitors
© 2020 - Pusat Teknologi Penerbangan