Pelatihan Penggunaan Drone dan Pengolahan Data
By abdulaziz, 03 Sep 2020
Bertempat di Hanggar Propulsi, Pusat Tenologi Penerbangan LAPAN menyelenggarakan pelatihan drone dan pengolahan data. Kegiatan yang diikuti oleh 20 orang peserta dari Kementerian Pertanian ini dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Pelatihan dijadwalkan berlangsung selama 4 hari mulai dari tanggal 31 Agustus sampai dengan 3 September 2020.

Hari pertama kegiatan pelatihan dibuka oleh Kepala Pustekbang Drs Gunawan Setyo Prabowo. Beliau menyampaikan bahwa penggunaan drone harus sesuai dengan peraturan keselamatan penerbangan, sehingga para pilot drone membutuhkan lisensi sebagai salah satu pemenuhan peraturan keselamatan penerbangan. Melalui kegiatan pelatihan ini, beliau berharap dapat meningkatkan kompetensi teknis para pilot drone Kementan termasuk dalam pengolahan datanya.

Dilanjutkan dengan sambutan oleh Kepala Bagian Evaluasi dan Layanan Reklamasi Setditjen Tanaman Pangan Kementan, Batara Siagian menyampaikan bahwa dengan adanya pelatihan ini kompetensi pegawai Kementan akan bertambah sehingga penggunaan drone untuk pemetaan produksi akan tepat sasaran.

Sejurus kemudian, Koordinator Diseminasi Pustekbang menyampaikan paparan mengenai sejumlah kegiatan litbangyasa Pustekbang yang meliputi pengembangan pesawat berawak dan tanpa awak yang telah dikembangkan dan diaplikasikan oleh Pustekbang.

Pada hari kedua dan ketiga, para peserta memperoleh bimbingan dari Tri Kusuma S.Si, instruktur Remote Pilot Pustekbang. Peserta mempelajari dan mempraktekkan cara penggunaan drone sekaligus kegiatan pemotretan di areal apron Pustekbang. Semua peserta terlihat antusias mengikuti sesi ini, masing masing mereka menerbangkan drone sesuai dengan perencanaan terbang yang telah diarahkan oleh instruktur. Salah satunya ketinggian yang dibatasi hanya sampai maksimal 120 meter. Selesai sesi terbang dan pemoretan, pada hari keempat para peserta melakukan pengolahan data hasil pemotretannya dengan dibimbing oleh trainer Pustekbang, Drs Ari Sugeng Budiyanta M.Eng. Selanjutnya pada hari kelima peserta melaksanakan evaluasi terhadap materi yang telah disampaikan pada hari-hari sebelumnya. Evaluasi ini menentukan agar peserta layak mendapat sertifikasi.

Diakhir acara, para peserta menyempatkan foto bersama dengan para Instruktur dan panitia, seraya berharap agar mereka dapat mengikuti training lanjutan untuk memperoleh sertifikasi remote pilot. (tw)