Program dan Output Kegiatan Pustekbang 2016
By admin, 18 Jan 2016
Tahun 2015 merupakan momentum bagi Pusat Teknologi Penerbangan (Pustekbang) LAPAN untuk menunjukkan kompetensi dan hasil litbangnya. Penampilan Perdana Pesawat Transport Nasional N219 dan Pemecahan Rekor MURI Pesawat Tanpa Awak semakin mengantarkan nama Pustekbang-LAPAN lebih dikenal secara luas.

Sebagai lembaga litbangyasa, Pustekbang terus berupaya mendorong kemandirian kedirgantaraan nasional. Tahapan untuk mewujudkannya sudah dimulai sejak awal Pustekbang didirikan. Tahap Persiapan yaitu antara tahun 2012-2014, Pustekbang berusaha membangun SDM dan SDF untuk penguasaan teknologi dasar kedirgantaraan. Hal ini disampaikan Kepala Pustekbang Gunawan S.Prabowo dalam sambutannya mengawali acara Pemaparan Program Pustekbang & Output Kegiatan 2016 di Pustekbang, Rumpin, Senin (18/11).

Kepala Pustekbang menjelaskan, saat ini Pustekbang tengah memasuki tahap II yaitu Tahap Pengembangan. Pada tahap ini Pustekbang terus berusaha membangun SDM dan SDF untuk kemandirian penguasaan teknologi kedirgantaraan. Pengalaman kerjasama ditahun sebelumnya dengan PT DI terkait pesawat transport nasional, kerjasama dengan TU Berlin terkait pesawat ringan berawak dan LSU yang kedepannya diharapkan mampu menjadi produk teknologi menjadi catatan penting yang harus ditingkatkan.

"Kemandirian penguasaan teknologi kedirgantaraan, ini berarti peningkatkan kualitas kita. Beberapa hal sudah dilakukan seperti dimulainya kerjasama Internasional dengan menggandeng Netherlands Aerospace Centre (NLR) dimana LAPAN mengirimkan dua engineernya untuk mengerjakan desain dan composite", tambah Gunawan.

Terakhir yaitu Tahap Kemandirian di tahun 2021-2025, Pustekbang harus mampu berkontribusi dalam teknologi kedirgantaraan untuk mendukung program nasional. Akumulasi dari tiga tahapan tersebut diharapkan dapat mengantarkan Pustekbang-LAPAN menjadi Pusat Unggulan Teknologi Penerbangan di tahun 2025.

Acara ini dilanjutkan dengan pemaparan program dan output kegiatan oleh Struktural Pustekbang yaitu Kabid Program dan Fasilitas Agus Aribowo, dilanjutkan oleh Kabid Diseminasi Agus Bayu dan diakhiri dengan presentasi oleh Kabag Administrasi Dede Andhika.